Aman gak si perempuan traveling sendiri di Sri Lanka?

 Aman gak si perempuan traveling sendiri di Sri Lanka?

(DN_Aini story from Ceylon)


Aku menuliskan pengalaman ini berdasarkan kondisi normal y&berdasar pengalaman ku, krn saat ini memang kondisi di SL sedang tidak baik2 saja.

(Fyi, SL tidak ada kebijakan karantina utk turis asing)

Mungkin kl nanya sebagian turis asing, jawabannya 'aman' perempuan traveling sendiri di SL.

Kl nanyanya org lokal, sebagian besar dr mereka akan bilang 'tidak aman'. Krn perempuan rawan terkena sexual harassment (SH) di public transportation&bisa jd di tempat umum (selama 4th kuliah hukum di SL, aku blm pernah bc berita ada org yg di rape, entah krn permasalahan rape ini memang tdk diberitakan atau gmn aku gak paham, tp kl informasi perempuan dibunuh dimasukkan ke koper, pernah kejadian th 2020 lalu). Presentase informasi SH ini bs dicari di Google.

Kl nanyanya ke aku (berdasarkan 4th tinggal di SL), aku memilih 50:50. Sebagian tempat ada yg aman utk perempuan solo travel, sebagian lainnya rawan. Aku sudah pernah mencobanya. Jd aku akan tuliskan informasi, kota2 mana sj yg aman dikunjungi utk solo travel, dan yg kotanya lbh baik dikunjungi dg temen.

Ngetrip di SL itu enaknya, tiket bus angkutan umumnya biayanya murah bngt, nyaman&kebanyakan sampai ke tempat2 wisata, terakhir kali aku pergi 5 jam perjalanan, bayar tiket bus hanya 300rs (15ribuan). Tapi...kl lagi apes, rawan terkena SH, kebanyakan korbannya di toel2 gt lah, dan percuma bngt kl teriak atau ngelawan, krn org yg disekitar jg cuma ngeliatin doang. Tp masih bnyak org yg baik yg ditemui, makanya kutulis 'kl pas apes saja'. Dan...kl mau pakai transport semacam mobil, mendingan tuk2 aja, Krn tuk2 itu terbuka, kl ada apa2 bs teriak, meskipun blm pernah denger ada yg diapa2in si di tuk2, cuman ada aja y driver yg scam gt, kl mau pakai tuk2 solusinya instal app 'pick me', bayarny lbh jelas.

Berkunjung di kota manapun di SL, sebaiknya jam 5 Sorean sudah kembali ke tempat penginapan. Kebanyakan kota di SL sepi kalau malam.

Kota2 di SL yg aman utk perempuan trip sendiri

1. Colombo

Kota ini ramai smpai jam 10an malam. Sebagian org bilang, kota ini rawan kejahatan. Kl pengalamanku, aku lbh merasa aman ngetrip sendiri di Colombo & Colombo kota favoritku utk ngetrip sendiri. Pernah, sekali aku pulang ke tempat nginap jam 11mlm, setelah nongki bareng tmn2 WNI, untungnya gpp. Tp sebaiknya jam 5 sore sudah di tempat penginapan, kl mau jalan2 smpai mlm, mendingan perginya rombongan sm tmn2.

Tempat2 wisata gratis di Colombo: Pettah (danau dan bs liat lotus tower, masjid yg paling cantik, semacam kota lama), Town hall (vihara mahadevi park, perpus umum disampingnya ada bangunan kuno yg unik, ada masjid yg jd satu bangunan dg kuil& bersebelahan dg gereja), gol face (pantai, gedung parlemen lama, clock tower), BMICH (arcade independence square)

2. Kandy

Kandy ini tempat tinggalku, jd aku terbiasa kemana2 sendiri. 'kl pas apes' SH ini cukup sering dialami oleh tmn2 WNI di bus. Kl untuk jalan2 aman kok buat perempuan, tp harus kembali ke penginapan jam 5 sore, krn kl sudah di atas jam 5 sepi banget.

Tempat wisata gratis: Kandy town (danau, semacam kota lama disekitar danau), Peradeniya (Peradeniya University kampus paling cantik di SL&jg versi mininya botanical garden)

Kl mau berkunjung ke the real botanical gardennya, utk turis asing bayarnya 2000an Rs

3. Galle&Matara

Ini dua kota yg berbeda, tp berdekatan jaraknya hanya 1-1,5 jam.

Tempat wisata gratis: Matara (pantai mirissa), Galle (Galle Dutch fort, ini tempat luas bngt, tp gak perlu naik tuk2 utk ngiterin tempatnya. Dan pantai disepanjang Galle ini cantik banget)

4. Kelaniya

Di daerah ini ada kampus, namanya Kelaniya University, tapi aku belum pernah ke sana. Saat ke Kelaniya, aku hanya berkunjung ke "water world under water" akuarium ikan. Untuk masuk ke area wisata ini dikenakan biaya tiket, tp tidak mahal. Tempat ini bisa dijangkau dg bus umum.

5. Dehiwala

Dehiwala ini berada di wilayah dekat dg Colombo, jaraknya hanya 1jam. Tempat wisata di daerah ini adalah kebun binatang terbesar di SL, namun untuk bisa masuk ke tempat wisata ini, untuk turis asing, biaya tiketnya agak mahal. Untuk ke tempat ini bisa naik bus umum, busnya berhenti tepat di depan area masuk.

Kota di SL yg sebaiknya dikunjungi rombongan atau bareng temen

1. Nuwara Eliya (NE)

Sesungguhnya daerah ini adl yg paling cantik bagi yg suka pemandangan alam&kebun teh. Hanya sj transportasinya msh kurang memadai, ke beberapa tempat wisata perlu naik tuk2. Menurutku daerah ini cukup rawan utk dikunjungi sendiri, krn agak sepi.

Tempat wisata gratis: lover's Leap waterfall (kl mau ke sini harus naik tuk2), George lake (kl cuma ngiterin dr luar, gak perlu bayar tiket & bs dpt view-nya)

Sebagian tempat wisata di NE, perlu bayar tiket, gak begitu mahal kok.

2. Ella

Kota ini dekat dg NE selisihnya 1-2 jam. Pemandangan alamnya mirip dg NE. Menurutku utk berkunjung ke daerah ini sebaiknya jg dg teman krn utk ke beberapa tempat wisata, menuju tempatnya perlu jalan jauh&hiking masuk hutan kecil

Tempat wisata gratis: nine arches bridge, little Adam's peak, Rawana waterfall

3. Sri Pada

Pernah denger Adam's peak? The real Adam's peak ada d sini. Tapi kl mau mendaki ke Adam's peak, perlu olah raga jauh2 hari. Tangga pendakiannya melelahkan, untuk sampai puncak waktu tempuhnya 6-8 jam. Tidak ada tiket masuk, hanya donasi seikhlasnya. Kl ke sini mendingan ajak teman, dibeberapa kondisi, pendakian Adam's peak itu sepi, tp kl bulan purnama (poya day) beuh ruamee bs lebih dr 10 jam pendakian.

4. Haputale

Di Haputale ini ada 1 tempat wisata yg bisa dikunjungi, namanya Adhisam Bungalow, tiket masuknya tdk mahal. Menuju tempat ini sepi banget, kebanyakan menggunakan kendaraan pribadi, ada bus umum yg lewat tp masih jauh utk bs sampai ke tempat wisatanya, tidak bnyak jg tuk2 yg lewat. Makanya perlu ajak teman.

5. Trincomalee

Trincomalee ini masuk daerah Utara di SL. Cuaca di daerah ini panas banget. Saat ke tempat ini, aku perginya rombongan dg teman2 sekelasku. Sebenarnya banyak tempat wisata di Trinco yg bagus, tp krn aku gak bikin plan sendiri, jd hanya mengunjungi pantai, kowil (tempat ibadah org Hindu di SL), dan area army untuk naik boat.

Kowil di Trinco ini besar dan bagus, masuknya jg gratis. Tapi....untuk yg berjilbab, gak boleh masuk ke kowilnya

Daerah Trinco ini jg gak begitu rame, makanya aku masukkan ke list untuk dikunjungi bersama teman.

6. Ambawela

Daerah ini dianggap sebagai New Zealandnya SL, emang mirip sih. Daerah ini terkenal dg tempat penggembalaan sapi. Pemandangan untuk menuju tempat ini, cantiiik banget, menyejukkan mata. Sayangnya sejak covid, pengunjung tidak boleh ke area penggembalan sapi, biar sapinya tetep sehat&tidak tertular covid, krn produk susu dan yoghurt nya didistribusikan ke seluruh wilayah SL.

Untuk menuju tempat ini tidak dilewati bus. Saat mengunjungi tempat ini, aku pergi dg temanku. Daerah tempat ini cukup sepi.


Mungkin tulisan ini adalah tulisan perjalanan terakhirku di SL.

Memories for my future self. Dan tulisan2 ini adalah bagian dr sebuah janji yg kutuliskan di motivation letter ku saat mendaftar beasiswa Sri Lanka, aku mau berkonstribusi utk mempromosikan Sri Lanka.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Skripsi tentang pernikahan WNI dengan WN SL, terkait hak-hak anak

Apa saja yg perlu dipersiapkan untuk berangkat umrah?

The End of My Study Journey in Sri Lanka